Pilar CTPM: Kunci Monetisasi Blog (Bagian 3: Pre-selling)



Pengantar:
Sejak beberapa hari yang lalu, Blogguebo menghadirkan seri artikel Pilar CTPM: Kunci Monetisasi Blog mengenai tips-tips melakukan monetisasi blog berdasarkan teori CTPM yang digagas oleh Ken Evoy, pendiri SiteBuildIt.

Bagian pertama dan kedua seri artikel ini, yang telah saya tampilkan beberapa hari yang lalu, mengulas tentang pilar Content dan Traffic sebagai tiang pertama dan kedua monetisasi blog.

Seri ketiga kali ini akan mengulas pilar ketiga dalam Pilar CTPM yakni Pre-selling.

Bagian 3 Pilar CTPM: Pre-selling

“Building a business is all about building relationship” – Anonymous.

Mana yang Anda pilih: seorang penjual bakso yang melayani Anda dengan senyum bersahabat, sapaan ramah dan sopan saat membawakan pesanan Anda, atau seorang penjual bakso yang cemberut, tanpa senyum dan nyaris seperti robot yang kaku melayani permintaan Anda?

Mana yang Anda pilih: seorang pemilik kios kelontong kecil yang memberikan hadiah sekedar permen untuk adik Anda, menyebut nama Anda ketika melayani dan menanyakan kabar keluarga Anda, atau seorang pemilik kios kelontong yang acuh tak acuh melayani, cemberut dan bermuka masam, dan tidak pernah memberikan hadiah apapun ketika Anda membeli sesuatu?

Saya tidak tahu jawaban Anda, tapi jika saya yang harus menjawabnya, saya akan memilih penjual bakso dan pemilik kios kelontong yang pertama.

Kenapa? Barangkali bukan karena produk mereka lebih baik. Barangkali juga bukan karena harga mereka lebih murah. Namun lebih karena mereka melayani dengan hati. Mereka melayani dengan kehangatan dan ketulusan yang membuat saya merasa dihargai. Ringkasnya, mereka berhasil membangun hubungan yang baik dan mendapatkan kepercayaan saya.

Ya, itulah esensi membangun sebuah bisnis: membangun hubungan baik, membangun rasa percaya, respek serta loyal konsumen Anda.

Lalu apa hubungannya pertanyaan diatas dengan Pre-selling dalam Pilar CTPM ini?

Dalam Pilar CTPM, Pre-selling adalah versi online bagaimana membangun hubungan yang baik dengan mereka yang membutuhkan layanan Anda, dalam hal ini pengunjung blog Anda. Pre-selling adalah tentang memberi yang terbaik kepada pengunjung blog Anda, membangun kepercayaan melalui blog Anda dan menumbuhkan rasa loyal pengunjung blog Anda kepada Anda.

Pre-selling adalah langkah selanjutnya setelah Anda menulis konten yang bernilai tinggi, bermanfaat dan dibutuhkan pembaca blog Anda, serta setelah blog Anda mulai mendapatkan traffic yang cukup banyak.

Dengan melakukan Pre-selling, pada hakekatnya Anda sedang membangun hubungan baik dalam jangka panjang untuk mendapatkan kepercayaan, respek dan loyalitas pengunjung blog Anda. Pre-selling yang berhasil, akan memudahkan Anda melakukan langkah Monetisasi bagi blog Anda.

Setidaknya ada beberapa tips untuk melakukan Pre-selling yang baik dengan blog Anda:

1. Tulislah konten yang benar-benar dibutuhkan pengunjung blog Anda.
Dengan memberikan konten yang memenuhi kebutuhan pengunjung blog Anda, Anda membuat pengunjung blog Anda menghargai dan menyukai Anda. Konten yang bagus juga akan mendorong pengunjung blog Anda untuk berpikir tentang Anda sebagai seorang “teman” yang dengan tulus memberikan rekomendasi, alih-alih orang asing yang ingin “menjual” sesuatu kepada mereka.

2. Berikanlah layanan semaksimal mungkin.
Menulislah dengan hasrat untuk berbagi dan dengan gaya Anda sendiri. Manfaatkanlah layanan FeedBurner (atau layanan feed gratis lainnya) untuk memberikan pilihan layanan kepada pengunjung blog Anda yang ingin membaca blog Anda melalui RSS Feed Reader ataupun email. Selain itu balaslah komentar dan pertanyaan yang masuk ke blog Anda.

3. Berikanlah bonus tambahan kepada pengunjung blog Anda.
Tidak ada salahnya memberikan insentif berupa e-book gratis kepada pengunjung blog Anda. Anda juga bisa memberikan sekedar hadiah untuk pengunjung blog yang memberikan komentar terbanyak atau komentar terbaik terhadap suatu posting di blog Anda. Suatu saat, Anda bisa membuat kontes berhadiah yang akan mendorong pengunjung blog Anda untuk lebih terlibat secara interaktif dengan blog Anda.

4. Jangan memaksa pengunjung blog Anda.
Ya, jangan memaksa pengunjung blog Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkannya. Jangan memaksa pengunjung Anda untuk mengklik iklan, namun buatlah pengunjung Anda sendiri yang ingin mengklik iklan atau link atau apapun yang Anda pilih sebagai sarana monetisasi blog Anda.

5. Berikan pilihan kepada pengunjung blog Anda.
Terakhir, apapun tujuan Anda, selalu berikan pilihan kepada pengunjung blog Anda, bahkan untuk mengatakan tidak atas tawaran Anda. Sadarilah bahwa pasti ada pengunjung blog Anda yang tidak mengklik iklan di blog Anda, atau menolak rekomendasi suatu produk yang Anda berikan. Yakinlah bahwa dengan memberikan pilihan kepada pengunjung blog Anda, pengunjung blog Anda akan semakin menghargai Anda.

Dengan melakukan langkah-langkah diatas, Anda akan mendapatkan kepercayaan, respek dan loyalitas dari pengunjung blog Anda. Hasil akhirnya, Anda akan memiliki sejumlah besar pengunjung blog yang memiliki pola pikir “terbuka untuk menerima rekomendasi” Anda. Langkah berikutnya, tentu saja Anda akan lebih mudah melakukan tahap terakhir dalam Pilar CTPM yakni Monetisasi.

Semoga bermanfaat.🙂

 

repost : http://www.blogguebo.com

About darx4ng3l
i'm bRa#m@ boRn in smALL c!Ty (pR0boL!n690), now sTudy at ITATS.. I can't saY anyt#!n9 aboutz me beCaUze onLy U thaT caN appraise me.ok...

One Response to Pilar CTPM: Kunci Monetisasi Blog (Bagian 3: Pre-selling)

  1. Pingback: Pilar CTPM: Kunci Monetisasi Blog « Darx4ng3l's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: